Tampilkan postingan dengan label Kuasa Tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuasa Tuhan. Tampilkan semua postingan

Anak-anak Ini Selamat dari Kecelakaan Pesawat

Jumat, 14 Mei 2010

Cecilia Cichan selamat dari kecelakaan pesawat Northwest Airlines di AS 1987
VIVAnews - Seorang bocah berusia 10 tahun menjadi satu-satunya penumpang yang selamat dari kecelakaan pesawat di Libya, yang menewaskan 103 penumpang dan awak, Rabu 12 Mei 2010. Nasib bocah asal Belanda itu kini memunculkan spekulasi bahwa anak-anak berpeluang besar untuk selamat dari kecelakaan pesawat.
Spekulasi itu masih mengundang perdebatan. Namun fakta mengungkapkan bahwa setidaknya sudah ada lima kasus di mana terdapat seorang penumpang cilik yang selamat dari kecelakaan pesawat terbang
Berikut daftar nama penumpang cilik yang selamat dari kecelakaan pesawat, seperti yang dihimpun kantor berita Associated Press.
12 Mei 2010     : Pesawat Afriqiyah Airways jatuh sa
at akan mendarat di Tripoli, Libya, dengan membawa 104 penumpang dan awak. Penumpang selamat: Bocah asal Belanda berusia 10 tahun.
30 Juni 2009    : Pesawat Yemenia Airlines jatuh di peraiwan Kepualuan Comoros, Samudera Hindia, dengan menewaskan 152 orang. Penumpang selamat: Bocah berusia 12 tahun dan sempat 13 jam terapung-apung di lautan.

8 Juli 2003       : Pesawat Sudan Airways jatuh saat baru lepas landas di Bandara Port Sudan, 116 orang tewas: Penumpang selamat: Bayi berusia 3 tahun, yang terlempar ke semak-semak. Dia kehilangan kaki kanan dan menderita luka bakar.
11 Januari 1995 : Pesawat Intercontinental Aviation jatuh di dekat Cartagena, Kolombia, menewaskan 51 orang. Penumpang selamat: Gadis berusia 9 tahun. Dia menderita patah tulang bahu dan luka lebam.
16 Agustus 1987 : Pesawat Northwest Airlines jatuh di jalan tol saat baru lepas landas. 148 penumpang dan awak pesawat serta dua orang di darat tewas. Penumpang selamat: Anak kecil berusia 4 tahun yang masih duduk di kursi dengan sabuk pengaman.

KAPAL NABI NUH DITEMUKAN!!!

Rabu, 28 April 2010




Penampakan hantu kepala di Medan

Rabu, 21 April 2010




Mega-Tsunami




Gambaran Hari Kiamat



tsunami




Keajaiban-Keajaiban ALLAH SWT Di Dunia





Burung baca quran

Selasa, 20 April 2010




My cat sujud




Fenomena Azan Di Dunia Sehingga Hari Kiamat




Meteor Bone Lima Kali Lebih Besar dari Meteor Wisconsin

Hujan Meteor di Wisconsin-Madison Kamis malam (15/4). AP Photo/University of Wisconsin-Madison Department of Atmospheric and Oceanic Sciences
TEMPO Interaktif, Jakarta -Para astronom memperkirakan diameter meteor di angkasa meledak di langit Wisconsin, Amerika Serikat, pada 16 April lalu masih kalah besar dengan meteor Bone yang jatuh di laut Sulawesi 8 Oktober 2009.

Menurut Dr. Thomas Djamaludin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim  Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) kepada Tempo meteor Wisconsin besarnya antara 1-2 meter. Ukuran itu berdasarkan hitungan kekuatan ledakan meteor di atmosfir. "Adapun meteor Bone, ukurannya diperkirakan sekitar 10 meter dan jatuh ke dasar laut perairan Bone," kata Thomas.


Badan Antariksa Amerka Serikat (NASA) mengatakan meteor yang meledak di Bone itu kekuatannya tiga kali bom atom yang meluluhlantakkan Hiroshima atau 50 ribu ton TNT (bahan pembuat bom).

Untunglah, ledakan meteor itu tak menyebabkan kerusakan massal. Menurut pakar astronomi, Peter Brown dari University Western Ontario, Kanada, kehancuran tak terjadi karena meteor meleduk pada ketinggian 15 sampai 20 kilometer di atas bumi.

Asteroid Bone adalah salah satu yang terbesar yang pernah diobservasi. Sampai sekarang, lokasi jatuhnya meteor itu belum ditemukan. Lapan mengaku kesulitan menelitinya karena berada di dasar laut dan jarak lokasinya jauh dari kantor Lapan di Bandung.

Thomas Djamaludin menyatakan meteor Wisconsin hancur di ketinggian sekitar 100 kilometer dari tanah. Begitu sampai di bumi, pecahan meteor tersebar dalam berbagai ukuran. "Ada yang kecil dalam ukuran ons," katanya, Selasa (20/4). Pecahnya meteor Wisconsin  itu, kata dia, kemungkinan terjadi karena unsur pembentuknya lebih banyak dari bebatuan, seperti silikat atau karbon.

Dia memastikan, meteor Wisconsin bukan bagian dari hujan meteor Lyrids yang tengah turun sepanjang 16-26 April ini. "Itu meteor sporadis dari batuan antar planet. Beda dengan meteor Lyrids yang berupa debu sisa komet," kata Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan itu.

Dibandingkan meteor yang jatuh di perairan Bone, Sulawesi, pada Oktober 2009, meteor Wisconsin lebih rapuh. "Meteor Bone materi pembentuknya diperkirakan lebih banyak metal (logam) atau komposisinya lebih kuat," ujarnya.

Menurut Djamaluddin, fenomena jatuhnya meteor ke bumi dalam ukuran agak besar, biasanya terjadi 2-3 tahun sekali di suatu tempat.

ANWAR SISWADI

BERITA TERKAIT:

Video Ledakan Meteor Bone, Sulawesi Selatan

kalimah Allah di angkasa lepas



Benda Mirip Meteor Jatuh di Bone, Sulawesi Utara -- MAPer1ck9 Files




Doomsday sign returns: UFO-like clouds spotted in Romania

Sabtu, 17 April 2010



?

Meteor Madness: Space fireball lights up night sky in Wisconsin



Sebuah bola api terlihat di kegelapan malam langit Wisconsin. Otoritas Amerika Serikat. 5 Negara bagian lain juga dapat melihatnya. Menurut Sebagaian orang, mereka sempat mendengar suara bergemuruh.